Sebuah Sajak

Jika kau berpikir kau kalah, kau benar kalah;

Jika kau berpikir kau gentar, kau benar gentar;

Jika kau ingin menang, tetapi berpikir kau tak bisa,

Hampir pasti kau takkan menang.

 

Jika kau pikir kau akan kalah, kau sudah kalah,

Karena dari dunia ini kita paham

Keberhasilan diawali dengan kemauan;

Semuanya bergantung pada pikiran.

 

Jika kau berpikir kau kalah kelas, kau benar kalah.

Kau harus berpikir tinggi untuk naik.

Kau harus yakin akan dirimu sendiri

Sebelum kau bisa memenangkan hadiah.

 

Pertempuran hidup tak selalu dimenangkan

Oleh orang yang lebih kuat atau lebih cepat;

Karena cepat atau lambat, dia yang berjaya

Adalah dia yang berpikir dia bisa.

 

Napoleon Hill, Selling You

Sahabat Sang Nurani

suatu saat, kuminta nasehat pada seorang sahabat

aku merasa tak layak akh, katanya

 

aku tersenyum dan berkata

jika tiap kesalahan kita dipertimbangkan

sungguh di dunia ini tak ada lagi

orang yang layak memberi nasehat

 

memang merupakan kesalahan

jika kita terus saja saling menasehati

tapi dalam diri tak ada hasrat untuk berbenah

dan menjadi lebih baik lagi di tiap bilangan hari

 

tapi adalah kesalahan juga

jika dalam ukhuwah tak ada saling menasehati

hanya karena kita berselimut baik sangka kepada saudara

 

dan adalah kesalahan terbesar

jika kita enggan saling menasehati

hanya agar kita sendiri tetap

merasa nyaman berkawan kesalahan

 

Subhanallah, di jalan cinta para pejuang

nasehat adalah ketulusan

kawan sejati bagi nurani

menjaga cinta dalam ridhaNya.

 

Salim A. Fillah

Kalau cinta sudah terurai jadi laku,

cinta itu sempurna seperti pohon iman;

akarnya terhujam dalam hati,

batangnya tegak dalam kata,

buahnya menjumbai dalam laku.

M. Anis Matta

Q.S. Al Insyirah

ุจููุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑู‘ูŽุญููŠู…ู

  1. ุฃูŽู„ูŽู…ู’ ู†ูŽุดู’ุฑูŽุญู’ ู„ูŽูƒูŽ ุตูŽุฏู’ุฑูŽูƒูŽ
  2. ูˆูŽูˆูŽุถูŽุนู’ู†ูŽุง ุนูŽู†ูƒูŽ ูˆูุฒู’ุฑูŽูƒูŽ
  3. ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฃูŽู†ู’ู‚ูŽุถูŽ ุธูŽู‡ู’ุฑูŽูƒูŽ
  4. ูˆูŽุฑูŽููŽุนู’ู†ูŽุง ู„ูŽูƒูŽ ุฐููƒู’ุฑูŽูƒูŽ
  5. ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูุณู’ุฑู ูŠูุณู’ุฑู‹ุง
  6. ุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุนูุณู’ุฑู ูŠูุณู’ุฑู‹ุง
  7. ููŽุฅูุฐูŽุง ููŽุฑูŽุบู’ุชูŽ ููŽุงู†ุตูŽุจู’
  8. ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ููŽุงุฑู’ุบูŽุจู’

1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? 2. Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu, 3. yang memberatkan punggungmu? 4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu. 5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, 6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. 7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, 8. dan hanya kepada Tuhan-mulah hendaknya kamu berharap.