Kadal vs Cicak

Kadal: “Cak, apa yang akan kamu lakukan kalau ekormu digigit hewan lain?”
Cicak: “Aku putuskan saja ekorku lalu pergi.”
Kadal: “Cemen. Gigit balik dong.”
Cicak: “Gak ah, buang-buang tenaga.”

Beberapa hari kemudian, Kadal mati digigit ular.

Berapa banyak orang yang lebih fokus pada pembalasan dendam dibandingkan pemecahan masalah? Berapa banyak pemimpin yang lebih suka mencari kambing hitam dibanding mengakui kesalahannya?

Suatu saat nanti, mereka akan tertindas oleh apa yang sebelumnya mereka injak.

Bukankah tai saja setelah diinjak-injak masih membuat sebal pemilik sepatu dengan baunya yang tak sedap?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s