Depsos goes to Derawan – Perjalanan Menuju Pulau

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ وَٱلْفُلْكِ ٱلَّتِى تَجْرِى فِى ٱلْبَحْرِ بِمَا يَنفَعُ ٱلنَّاسَ وَمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن مَّآءٍ فَأَحْيَا بِهِ ٱلْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ وَتَصْرِيفِ ٱلرِّيَٰحِ وَٱلسَّحَابِ ٱلْمُسَخَّرِ بَيْنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ … Baca lebih lanjut

Menggigil di Bandung

Assalamu’alaikum
Bagaimana persiapan lebaran teman-teman? Alhamdulillah, hari ini dizinkan pulang kampung sama Allah dari stasiun Bandung. Luar biasa, ini pengalaman pertama pulkam dari Bandung dan sendirian. Mungkinkah tahun depan ada temennya? Hehe
Tadi malam aku berangkat dari Bintaro pkl 22.00 dengan Cititrans travel. Jalanan menuju Bandung cukup macet (katanya), tapi tak berasa karena saat dibangunkan oleh sopi pkl 3.30 ternyata kami sudah sampai Dipati Ukur. Alhamdulillah, sudah ada beberapa taksi yang mangkal di depan agen travel. Langsung saja saya naik dan menuju stasiun Bandung.
Tulisan ini aku buat dalam kereta Argo Wilis yang sedang melaju melewati tanah hijau Bandung. Aku tidur dulu ya. Belum tidur sejak sampai di stasiun pagi tadi.
Selamat Idul Fitri, saudara-saudaraku. Semoga rahmat Allah senantiasa dilimpahkan untuk kita.

Bandung, 29 Ramadhan 1436H

Rindu

Tere Liye Jakarta, Republika Penerbit, 2014 ii+544 halaman   “Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami? Apalah arti kehilangan, ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, ketika … Baca lebih lanjut