Sang Penjual Iba

Maukah kau ku tawarkan sebuah iba?
Murah saja, cukup lima ratus perak
Bahkan uang keping seratus rupiah
Yang kau anggap tak berguna
Pun tak apa

Ke mana kau cari iba
Di pelataran toko dengan lampu gemerlap
Di teras masjid saat hari Jumat
Atau sepanjang jalan mendekati Idul Fitri

Mengapa ku jual iba?
Saat yang lain menjaja buah, sayur, atau busana
Mengapa ku jual iba?
Karena hanya ini yang aku punya

Maukah kau beli iba?
Murah saja, cukup lima ratus perak
Bahkan uang keping seratus rupiah
Yang kau anggap tak berguna
Pun aku terima

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s