SKFest~My Own Story ^^

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pada tanggal 1 Juli lalu, Rumah Singgah Bambu Pelangi bekerja sama dengan Depsos BEM STAN menyelenggarakan suatu acara untuk memperingati Hari Anak Nasional, yaitu STAN Kids Festival. Acara ini berisi berbagai lomba, yaitu lomba mewarnai, menggambar, menulis, dan fashion show. Di samping itu, ada pula hiburan berupa kabaret dari adik-adik Rumah Singgah Bambu Pelangi dan dongeng dari kak Awang. Aku dan beberapa pengajar Bambu Pelangi dibantu beberapa teman relawan menjadi panitia dalam acara ini. And, this is my story 🙂

Aku, seperti biasa, memegang beberapa pekerjaan sekaligus. Secara status aku merupakan staf bidang Humpubdok. Namun selain membantu pekerjaan Humpubdok dengan publikasi ke TK dan SD di sekitar kampus, aku juga bertanggung jawab penuh terhadap penampilan kabaret dari adik-adik Bambu Pelangi, terutama sejak kak Mita yang menjadi salah satu pelatih harus PKL ke Mataram.

Seperti biasanya acara yang baru pertama kali diadakan, SKFest juga menemui berbagai kendala, mulai dari masalah dana, publikasi, waktu acara yang bertepatan dengan libur sekolah, perdebatan konsep kabaret, dll. Meski menemui banyak kendala, alhamdulillah acara terselenggara dengan lancar. Salut buat kakak Korlak kami, kak Didit, untuk pengabdiannya yang luar biasa pada acara ini 🙂

Sejak dibentuk pada tanggal 25 Mei 2012, teman-teman panitia mulai bekerja sesuai bidangnya masing-masing. Aku sendiri punya  cerita unik tentang kerjaanku di kepanitiaan ini.

Sibuk? Jelas. Namanya juga dobel pekerjaan. Sejak awal Juni, kegiatanku selain kuliah adalah publikasi ke sekolah pagi hari kalau lagi libur, kemudian latihan bersama adik-adik bambu pelangi sore atau malam harinya. Bahkan satu minggu sebelum pelaksanaan, aku mendapat tambahan kerjaan untuk melatih tari rantak bagi mahasiswa STAN untuk acara Kolaborasi Muslim STAN. Untung saja teman-teman Teater Alir, terutama Klemens sangat membantu dalam melatih adik-adik. Juga temen-temen relawan Bambu Pelangi, terutama Kak Didit yang setia antar jemput setiap kali latihan malam.

Namun sesibuk dan secapek apapun, senyum ceria dan celoteh adik-adik Bambu Pelangi membuatku tetap semangat menjalani hari-hari yang padat ini. Mereka selalu antusias tiap kali latihan. Selalu menanyakan “Kapan latihan lagi, kak?” ketika aku menutup sesi latihan hari itu. Ada juga yang ngomel “Kok udahan sih, kak?” atau “Kak, ngantuk” dan beragam celoteh lainnya. Namun yang membuatku agak sedih adalah ketika mereka bilang “Kak, kenapa gak latihan? Di rumah gak enak, suntuk, papa mama ribut sendiri.” ketika aku meliburkan mereka akibat urusan kuliah. Hmmm, seakan rumah mereka tidak nyaman untuk mereka tinggali, atau suasananya tidak mengenakkan untuk mereka nikmati. Entahlah,

Selain kata-kata mereka yang menghibur, menyebalkan, dan kadang membuatku sedih, pada saat hari pelaksanaan SKFest kemarin membuatku terharu. Pagi-pagi sekali mereka sudah berkumpul di gedung Student Center kampus STAN, make up, kemudian gladi. Selesai gladi, mereka sempat ngomel-ngomel lagi karena tidak segera tampil di atas panggung 😀

Setelah tampil, mereka mengikuti lomba-lomba bersama siswa-siswa dari daerah lain. Nah, siangnya ketika ishoma, aku mengambilkan makan siang untuk mereka. Sesuai prosedur, penukaran makan siang dilakukan dengan menunjukkan tiket lomba. Saat aku mengumpulkan tiket mereka, ada satu orang yang ternyata tidak punya tiket. Entah karena hilang atau memang panitia lupa memberinya tiket. Ya sudah, aku tetap mengambilkannya makan siang.

Akupun membagikan makan siang untuk mereka, 16 adik-adik yang luar biasa. Kemudian Lihan, salah satu diantara mereka bertanya, “Kak, kan Nasiyah gak punya tiket kak. Kok tetep dapet makan?”. Kemudian aku jawab jujur, “Tadi kakak pake tiket kakak”. Lalu Lihan berkata yang membuatku sangat terharu, dia bilang, “Aku masih punya satu kak, kakak pake aja buat ambil makan. Kakak kan belum makan dari tadi. Ini kak, ambil. Ayo makan!”, katanya sambil menyerahkan tiket kepadaku. Subhanallah, terharu sekali aku mendengar kata-katanya. Padahal aku panitia yang bisa langsung ngambil makanan sesuka hati. Bangga, terharu, sekaligus malu :’)

Kemudian ketika aku hendak mengantarkan mereka pulang, mereka menarik, memelukku, kemudian berkata, “Kak, kapan latihan?” aku jawab, “Besok gak ada latihan, kan tampilnya udah.” Kemudian satu per satu mereka mengomel, “Di rumah suntuk tau kak” “Yah, gak ada kerjaan dong kak.” “Bosen kak.” “Kak, tampil lagi napa?” dan yang terakhir yang paling mengharukan, “Kalau gak latihan lagi, kakak jadi jarang dateng dong.”

Huwaaaaaa~

I love them :’)

That’s all my story

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Iklan

One thought on “SKFest~My Own Story ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s