Tempe Manding Mbah Mujiyem

Di daerahku, tempe tidak hanya berbahan baku kedelai. Ada juga tempe benguk, tempe manding, dan lain-lain. Hampir semua jenis biji-bijian dapat dijadikan tempe. Salah satu tempe yang aku sukai (sepertinya aku suka semua jenis tempe) adalah tempe manding, terutama buatan mbah Mujiyem.

Sejak aku masih kecil dan tinggal bersama nenekku hingga kini aku sudah kuliah dan pindah rumah, mbah Mujiyem masih setia berjualan tempe manding. Beliau juga masih ingat dengan aku.

Tempe manding yang dia jual tak hanya tempe manding yang masih mentah, tapi ada juga yang sudah matang. Menu ini menjadi andalannya dan aku sukai sampai saat ini. Sederhana saja sebenarnya. Tempe manding direbus dan disiram bumbu yang terbuat dari parutan kelapa yang tidak terlalu tua yang dimasak dengan bumbu garam dan bawang putih. Rasanya lezat sekali.

Dagangan ini dia jajakan dengan berjalan kaki berkeliling desa. Kesetiaan, kerja keras, dan keramahannya menginspirasiku untuk tetap semangat. Semoga Allah senantiasa menjaganya dalam kesederhanaan dan kesahajaannya. Aamiin,

Ditulis di siang hari tanggal 8 Sept 2011 setelah menikmati tempe mbah Mujiyem. Terima kasih tempenya, mbah. ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s