Primandaru Amrih Prabawa

ndaruDia adalah kakak sepupuku. Lahir di tahun yang sama denganku pada tanggal 8 Maret, tiga bulan lebih tua dariku. Selisih usia maupun tempat tinggal yang tidak jauh membuat kami akrab dan sering bersama. Waktu kami kecil, kami sering bermain bersama di rumah nenek. Kebetulan waktu itu aku masih tinggal bersama nenek.

Setelah kami SD dan aku sudah pindah ke rumah kontrakan, kami tak kehilangan saat-saat untuk bersama. Tiap malam Minggu kami menginap di rumah nenek. Selama sehari semalam kami main bersama, makan bersama, dan tidur bertiga dengan nenek. Selain itu, meski kami berbeda sekolahan, kami les Bahasa Inggris dan mata pelajaran lain di tempat yang sama. Kami pun sering berangkat dan pulang bareng.

Setelah memasuki SMP hingga SMA, kami sudah tidak pernah lagi menginap di rumah nenek. Meski begitu kami bersekolah di sekolah yang sama. Kami sama-sama di SMP N 1 Wonosari. Aku masuk kelas F sedangkan mas Ndaru di kelas A. Ketika sudah SMA, kami juga sama-sama diterima di SMA N 1 Wonosari. Waktu itu aku masuk kelas akselerasi sedangkan mas Ndaru masuk kelas internasional sehingga aku lulus lebih dulu. Meski tidak satu kelas, kami masih sering ketemu.

Kami memang cukup dekat, tapi aku tak pernah bisa benar-benar memahaminya. Dia jarang bercerita padaku tentang masalahnya. Mungkin hanya beberapa kali saja dia bercerita padaku. Itupun tak banyak. Meski begitu, aku amat menyayanginya.

Dia adalah sosok kakak yang penyayang. Dia perhatian, meski tak tampak pada kesehariannya. Dia juga orang yang baik, meski memang agak nakal. Dari dulu hingga sekarang, dia suka sekali menggodaku dan bercanda denganku.

Sayang sekali kini kami tak terlalu dekat. Tetap jarang bercerita satu sama lain, jarang ketemu, tak pernah lagi main bareng, jarang SMSan. Apalagi sejak kuliah. Sekarang dia kuliah di UGM sedangkan aku di STAN. Tak ada lagi saat-saat bersama seperti dulu. Namun bukankah begitulah hidup? Tak mungkin kan, kami terus bersama-sama? Cepat atau lambat kami akan menjalani kehidupan masing-masing.

Harapanku, semoga dia temukan orang yang tepat untuk berbagi cinta, suka, dan duka. Semoga wanita itu dapat mengerti dan memahami dia jauh lebih baik daripada aku. Aamiin,

^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s