Sepucuk Surat untuk Ibu

Untuk wanita yang paling aku sayangi, yang berulang tahun hari ini. Maaf aku tidak dapat memberi kecupan di pagi hari sebagaimana biasa aku lakukan saat engkau berulang tahun. Maafkan aku yang belum bisa pulang dan mengucap ‘Selamat Ulang Tahun’ secara langsung. Semoga tulisan ini cukup untuk mewakili kerinduan hatiku padamu.

Ibu dan Adikku ^^

Ibu, aku bersyukur sekali dilahirkan dari rahimmu. Engkau adalah sosok wanita yang teguh, tegar, sabar, penuh kasih sayang, tegas, dan berpikiran jauh ke depan.

Engkau adalah guru pertamaku, koki terbaikku, bendahara kebanggaan keluarga, penasihat andalan, pendengar setia, pokoknya engkaulah yang terbaik bagiku.

Terima kasih atas segala kasih sayang dan pengorbanan yang telah engkau berikan padaku, adikku, dan ayahku hingga hari ini.

Aku juga minta maaf karena aku belum bisa menjadi putri yang bisa engkau banggakan. Aku belum bisa membalas segala kebaikan yang engkau berikan. Maafkan aku yang dulu sering membangkang dan mengabaikan nasihatmu, aku mengaku salah. Amat salah.

Ibu, aku tak dapat menahan air mata ketika membuat tulisan ini. Sekali lagi aku minta maaf belum bisa bertemu langsung karena sedang UTS. Hanya doa yang dapat aku berikan dari sini.

Semoga engkau senantiasa dijaga oleh Allah dari segala hal yang mengganggumu hingga kau tak merasa sedih. Semoga engkau selalu diberi kesehatan agar urusan rumah beres, agar kau dapat terus berkarya, agar kau dapat terus beramal, dan hari-hari yang baik terus berlanjut dan aku tidak khawatir. Semoga engkau diberi iman yang kuat supaya tiap harimu penuh makna dan syukur. Dan semoga Allah mendengar dan mengabulkan doa-doamu untuk kebaikan keluarga dan orang-orang yang engkau cintai.

Ibu, doakan aku juga ya. Hari ini hari pertama aku ujian. Semoga aku mampu melaluinya dengan baik. Dan nanti kalau ujian sudah selesai serta ada cukup waktu, aku akan pulang untuk mengecup wajah indah itu.

Aku mungkin tak punya nyali untuk mengatakannya tadi, waktu kau telpon aku. Hehe, maaf ya.

Love you, mom.

Selamat merangkai makna di tahun berikutnya, selamat ulang tahun.

(^_^)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s