LCC Bambu Pelangi

Assalamu’alaikum

Alhamdulillah, akhirnya ada waktu untuk menulis. 🙂

Izinkan aku bercerita lagi ya tentang adik-adik lapak tempat aku berbagi ilmu (lih. Lapak Sayang).

Setelah libur semester yang menyebabkan kami tidak dapat mengajar di Lapak Bambu Pelangi, kami mulai aktif lagi mengajar. Namun sayang sekali, entah mengapa minat belajar adik-adik mulai menurun. Selama beberapa minggu, adik-adik yang datang untuk belajar di Lapak Bambu Pelangi sedikit saja. Bahkan pernah yang datang kurang dari lima orang. Padahal biasanya rame sekali, belasan bahkan puluhan adik-adik yang datang sampai kami kebingungan berbagi tugas.

Sepinya Lapak Bambu Pelangi juga menjadi perhatian teman-teman Interaction yang lain. Hingga pada suatu pertemuan, masalah tersebut dibahas. Kami para staf bidang Lapak diharapkan bisa menyelenggarakan suatu acara yang dapat merangsang minat adik-adik untuk belajar lagi di Lapak Bambu Pelangi.

Setelah dibicarakan dengan teman-teman bidang Lapak yang lain, kami memutuskan akan mengadakan lomba cerdas cermat. Kami harap lomba ini mampu menarik minat adik-adik untuk belajar. Panitia pun dibentuk. Ada yang mengurusi masalah snack, hadiah, perkap, dan soal. Kebetulan aku dan Ika termasuk tim pembuat soal. Rencananya lomba ini akan terbagi menjadi tiga babak, yaitu babak I-soal wajib, babak II-soal lemparan, dan babak III-soal rebutan. InsyaAllah lomba ini akan dilaksanakan tanggal 9 April 2011.

Ternyata lomba tidak dapat kami laksanakan tepat waktu. Tanggal 10 April 2011, pengurus Mushola Al Falah (mushola yang ada di dekat lapak, Interaction juga) mengadakan acara jalan-jalan ke Ragunan. Dari pada tidak efektif karena terlalu banyak acara di luar belajar, lomba kami undur tanggal 16 April 2011.

Mendekati hari-H, aku hampir saja lupa. Soal yang harus aku buat untuk lomba itu belum aku siapkan karena padatnya acara di kampus. Aku dan Ika baru mulai menyusun soal hari Kamis sebelum lomba.

Pada hari Jum’at setelah jumatan, aku dan Ika menyelesaikan paket-paket soal untuk tiap-tiap babak. Setelah itu kami bersama mas Dian, Yeni, dan Didit menyusun rencana untuk lomba besok sorenya. Makanan siap, hadiah siap, soal siap, tenaga pengangkut siap. Tak sabar rasanya menunggu hari Sabtu. O iya, lomba akan diadakan hari Sabtu pukul 16.00.

Hari yang dinanti pun tiba. Pagi hari aku ke kampus menemui Ika untuk mengambil printout soal. Setelah aku fotokopi, aku memasukkan paket-paket soal ke dalam beberapa amplop. Nomor-nomor yang akan digunakan untuk mengundi soal pun aku siapkan. Semua aku masukkan tas, siap untuk berangkat. Karena masih ada sedikit waktu, aku tidur dulu.

Tiba-tiba aku dibangunkan oleh Ayu dengan nada panik.

“Wi, liat deh langitnya. Mendungnya ngeri banget, kayaknya mau hujan ni. Gimana?”

Seketika kesedihan merayap. Rencana yang sudah tersusun rapi terhalangi oleh cuaca yang tidak mendukung. Dengan sedih mas Dian mengumumkan kalau acara Lomba Cerdas Cermat ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan.

Setelah melalui perundingan kilat via SMS, diputuskan Lomba Cerdas Cermat akan dilaksanakan keesokan harinya, Minggu, 17 April 2011 pukul 7. Aku berharap semoga ini yang terbaik.

Alhamdulillah, keesokan harinya tidak hujan. Namun sayangnya, lapak yang biasa kami pakai kotor oleh lumpur yang disebabkan oleh hujan sore sebelumnya. Karena lumpur itu susah dibersihkan, kami memutuskan untuk memakai mushala Al Falah.

Ternyata adik-adik banyak yang datang. Setelah mempersiapkan semua alat dan membagi kelompok, lomba kami mulai.

Yang bermain adalah tiga kelompok, masing -masing 5 orang. Di kelompok A ada Nasiyah, Chacha, Lilis, Niis, dan Fiya. Di kelompok B ada Galuh, Mahmudah, Ayu, Ratna, dan Debi. Sedangkan di kelompok C ada Teguh, Akbar, Agung, Anam, dan Soleh.

Lomba berjalan lancar. Aku dan Ayu bertugas membacakan soal, mas Dian mengawasi, Didit sebagai skorer, dan mbak Ratna sebagai dokumentator. Senang sekali melihat antusias mereka menjawab soal.

Akhirnya lomba dimenangkan oleh kelompok C. Juara kedua kelompok A, dan kelompok B juara tiga. Selesai lomba, kami membagikan makanan. Ada salah satu anak kecil, adiknya dik Ayu, yang susah mau makan jelly. Aku suapi saja dia. Lucu sekali, jadi pengen punya adik kecil ni.. hehe

Setelah acara makan-makan, waktunya penyerahan hadiah kepada para juara, mas Dian untuk juara 1, aku untuk juara 2, dan Ayu untuk juara 3. Bagi adik-adik yang tidak ikut lomba, masih ada hadiah hiburan juga.

Aku bersyukur lomba diadakan hari Minggu pagi. Dengan begitu acara lebih leluasa tanpa khawatir waktunya tidak cukup. 🙂

Namun kawan, ada yang menyayat hati juga. Biasanya aku kalau ada acara apa pun, sampah-sampah yang berserakan langsung aku masukkan plastik lalu dibuang. Adik-adik di sana lain. Mereka menyisihkan sampah-sampah plastik yang masih bisa dijual. Trenyuh..

Terucap doa, semoga mereka dapat menjadi anak-anak yang pintar dan saleh, serta berbakti, sehingga kelak mereka bisa menjadi pembaik kehidupan orang tua dan lingkungannya.

Demikian ceritaku tentang lapak kami, Lapak Bambu Pelangi.

Wassalamu’alaykum

Iklan

6 thoughts on “LCC Bambu Pelangi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s