Tersesat dalam Cinta #3

Kutipan Tersesat dalam Cinta #2

Suatu hari sepulang kuliah, Tyas mencariku. Dengan muka agak sedih tapi (herannya) masih dengan senyum-senyum, dia memperlihatkan hasil pengamatannya selama ini. Hal itu membuktikan kecurigaanya.

Meski sebelumnya mas Andi dan Tyas pernah dekat, hal ini tidak serta merta melambungkan harapan Tyas. Dia masih terus bertahan, mempelajari dengan baik bagaimana sifat mas Andi sebenarnya. Dia tak ingin terjebak lagi.

Hasil pengintaian yang dia lakukan lewat jejaring sosial sepertinya membuat Tyas agak kecewa. Dari apa yang dapat dia baca, Tyas menduga mas Andi menyukai orang lain. Tyas juga tidak kenal dengannya.

Sering aku ingatkan dia untuk tetap optimis. Tiap kali aku nasihati, biasanya dia hanya bilang, “Pak M pernah bilang, love is not about them, love is about me.”

Aku hanya tersenyum mendengar jawabannya. Dasar anak keras kepala.

Tak ada yang tau bahwa sebenarnya Tyas sangat cemburu. Yang orang lain tau hanya rasa kagumnya yang tidak berkurang terhadap mas Andi. Dia tetap optimis Allah akan memberikan yang terbaik untuknya.

Dia tetap menjalin hubungan baik dengan mas Andi. Meskipun aku lihat akhir-akhir ini dia jadi agak canggung. Entahlah..

Betapa teguh Tyas menyimpan rasa kagumnya. Dia tidak ngotot mengejar mas Andi, tidak pula langsung menjauh setelah mengetahui mas Andi menyukai orang lain.

Namun entah mengapa lama-lama mas Andi seperti menjaga jarak dengan Tyas. Mungkinkah mas Andi tau perasaan Tyas yang sebenarnya? Saat aku tanyakan hal itu ke Tyas, ternyata dia juga tidak tau.

“Mbak Ima kan juga tau kalau mas Andi orangnya susah ditebak,” jawabnya.

“Terus sikap kamu gimana?”

“Nurutin kata nyak, biarkan mengalir dengan semestinya.”

Hmmm,

Dia tetap setia dengan perasaannya. Mendekat saat mas Andi jauh, berhenti saat mas Andi mulai mendekati. Karena dia tau dan yakin kalau tidak semua yang kita sukai baik bagi kita.

Namun hati manusia memang tak ada yang bisa membaca. Tak ada yang tau bahwa dibalik rasa kagumnya ada kekhawatiran. Khawatir dia akan sulit menyukai orang lain, khawatir kalau dia lepas kontrol dan bertindak nekat. Lagipula berat pastinya untuk memendam perasaan suka selama hampir tiga tahun. Hal inilah yang meruntuhkannya.

Memasuki bulan-bulan terakhir kuliah tingkat 3, Tyas lebih giat menyemangati mas Andi, memberi dia dukungan dan perhatian agar dapat meraih hasil maksimal saat kelulusan.

Ternyata doa dan dukungannya yang tulus membuahkan hasil yang manis. Mas Andi dapat lulus dengan nilai cum laude. Mereka berdua sama-sama bahagia.

Tiba saat wisuda, Tyas membulatkan tekad untuk jujur tentang perasaannya kepada mas Andi.

Pada awalnya mas Andi sempat terkejut. Mungkin mas Andi tidak menyangka Tyas akan berani jujur tentang perasaannya. Namun setelah diam beberapa saat, mas Andi menjawab,

“Tidak ada yang tau dengan siapa kita hidup kelak, Yas. Bahkan kita tidak tau apa kita masih bisa merasakan hal yang sama besok. Aku minta maaf kalau mungkin sekarang aku masih menganggap kamu sebagai adikku. Namun kalau memang kita dijodohkan untuk bersama, akan ada jalan bagiku untuk bersamamu.”

Hanya dengan senyum tulusnya, tanpa menjawab kata-kata mas Andi, Tyas mengucap salam dan langsung pulang. Dia tersenyum sepanjang jalan. Senyum optimis, senyum bahagia. Bukan tangis, bukan pula kecewa. Sungguh hatinya benar-benar sudah terjebak dalam rasa cinta yang tulus kepada mas Andi.

____________sekian

Iklan

3 thoughts on “Tersesat dalam Cinta #3

    • ora ah, nek disambung2 ndak kaya sinetron..
      mungkin iso disambung, tapi ceritane beda, judul beda..
      iku yo isih nyambung ro cita-cita kecil lho.. hehe
      suwun komen’e

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s